Pantai Atuh

Pantai Atuh merupakan pantai yang berada di kawasan nusa penida bagian Timur. Pantai  ini merupakan salah satu obyek wisata nusa penida terbaik memiliki pesona pasir putih yang halus disertai  dengan ombak yang tenang. Banyak Wisatawan suka berjemur di pinggir pantai atau mengambil aktivitas berenang sambil menikmati birunya air laut. Pantai ini unik karena terdapat keberadaan atol atau batu karang di pantai.  Masyarakat lokal menyebutnya sebagai Nusa Padasan. Pada bagian atas Batu Nusa Padasan ditumbuhi oleh semak-semak dan pepohonan hijau yang menambah pesona pantai ini. Bentuk Nusa Padasan yang unik seperti  brotosaurus yang terbaring manambah magnet tersendiri. Ketika air laut surut, kita bisa berkunjung ke Nusa Padasan. Pada kawasan Pantai Atuh terdapat pula Pura Atuh tempat ibadah bagi umat hindu.

Pantai Atuh-Obyek Wisata Nusa Penida Terbaik

Untuk mencapai pantai atuh bisa diakses melalui dua jalur yaitu:

1) Jalur Desa Pelilit maka kita akan menemui obyek wisata rumah pohon  melenteng.

2) Jalur Desa Karang maka kita akan menumpai Pantai Sebela dan Pantai Pah Gede. Lokasi pantai Atuh Berada di Desa Pelilit, Nusa Penida. Jarak tempuh menuju pantai dari pelabuahan Banjar Nyuh ke pantai Atuh  adalan 27 km yang dapat ditempuh selama 1 jam 15 menit. Untuk mencapai pantai wisatawan harus berjalan pada jalan setapak selama 15 menit dari kawasan parkir mobil ke pantai.

Pantai Atuh

Atuh Hill

Pantai Pah Gede

Pantai Pah Gede merupakan sebuah pantai unik yang terdapat di kawasan nusa Penida bagian timur. Pantai ini masih jarang dikunjungi wisatawan, padahal lokasi pantai ini bersebelahan dengan pantai Sebela dan Pantai Atuh. Pantai ini unik karena tidak memiliki garis pantai, langsung berbantasan dengan tebing pada bibir pantai yang berbentuk melengkung. Dalam Wawancara kami dengan salah satu tokoh masyarakat desa Karang yaitu Bapak Gemer mengatakan bahwa “Pah Gede berasal dari kata Papah Gede yang artinya tempat duduk besar”. Masayarakat lokal menyebutnya dengan sebutan pah Gede yang artinya pantai dengan tempat duduk besar. Pantai ini merupakan spot mancing favorit . Masyarakat yang memiliki hobby mancing bisa menghabiskan waktu berjam-jam duduk di tebing pantai menikmati sensasi bermain dengan tarikan ikan besar sambil menkmati pesona alam pantai ini. Pantai ini memiliki air yang begitu jernih, ombaknya tidak terlalu besar. Hanya bulan-bulan tertentu yaitu Juli Agustus ombak disini besar dan bisa mencapai permukaan tebing pantai. Ikan yang sering muncul di perairan ini adalah gurita, tongkol, tuna, hiu. Pada pantai ini jarang ditemukan aktivitas berenang, mereka lebih suka memancing. Obyek wisata sangat alami dan belum begitu terekspos.
Pantai Pah Gede-Obyek Wisata Nusa Penida Terbaik
Lokasi pantai Pah Gede Berada di Desa Karang, Nusa Penida. Jarak tempuh menuju pantai dari pelabuahan Banjar Nyuh ke pantai Pah Gede adalan 26 km yang dapat ditempuh selama 1 jam. Untuk mencapai pantai wisatawan harus berjalan pada jalan setapak selama 15 menit

Rumah Pohon Melonteng

Rumah Pohon Molenteng adalah rumah kayu  yang sengaja di bagun oleh pemiliknya di atas pohon serta berada di pinggir tebing tinggi. Rumah pohon ini dilengkapi dengan fasilitas menginap sehingga dikomersialkan menjadi penginapan. Jadi wisatawan dapat menghabiskan malam di rumah pohon ini. Rumah pohon ini sengaja di bangun di atas pohon untuk mendapatkan sensasi bermalam di pinggir tebing, menikmati hembusan angin laut,  serta menikmati sunsrise di wilayah raja lima. Benar-benar cantik sun rise di raja lima dilihat dari rumah pohon melonteng.  Jumlah rumah pohon yang di bangun baru 3 unit.

Pulau Seribu-Raja Lima Nusa Penida

Bagi wisatawan yang ingin menikmati  pemandangan birunya air laut serta indahnya gugusan pulau-pulau hijau yang cantik layaknya Raja Ampat , maka sangat cocok memilih Raja Lima yang ada di Kawasan Timur Pulau Nusa Penida. Obyek ini menawarkan sensasi lain, kebebasan di alam terbuka. Sungguh maha Karya ciptaan Tuhan yang sangat Apik. Panorama sunrice di kawasan ini juga tiada duanya. Sangat-sangat cantik, sehingga wisatawan rela bangun jam 4 pagi dari penginapan peri ke kawasan ini untuk mengejar Matahari Terbit

Desa Wisata Tanglad-Kain Cepuk Nusa Penida

Desa Tanglad merupakan desa wisata yang berada di bagian selatan Pulau Nusa Penida. Desa ini berada di atas Perbukitan. Desa Tanglad merupakan desa pusat kerajinan Tenun Cepuk. Kain cepuk Nusa Penida berbeda dengan kain endek, songket, perada, poleng, dan batik Bali. Kain cepuk memiliki keistimewaan sendiri. Kain Cepuk merupakan kain asli yang asalnya dari desa Tanglad, Nusa Penida, Bali. Kain ini diproduksi dengan teknik menenun. Tradisi menenun sudah turun temurun dilaksanakan oleh penduduk Desa Tanglad di Pulau Nusa Penida untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kain cepuk memiliki ciri khasnya sendiri. Motif-motifnya khas. Pewarnaannya juga menggunakan bahan alami yang berasal dari kayu secang. Kain cepuk merupakan kain khas Pulau Nusa Penida yang dipasarkan hanya di daerah Nusa Penida.

Proses pembuatan kain cepuk cukup panjang karena memakai peralatan sederhana yang masih tradisional. Teknik pembuatannya pun cukup rumit yang memerlukan ketelitian dan keahlian tersendiri. Bahan-bahan yang digunakan masih memanfaatkan sumber alam, baik itu proses pewarnaannya. Tahap awal adalah mepesen, yaitu memisahkan kapas dari bijinya. Selanjutnya menggeburkan kapas yang telah dipisahkan disebut nyetet. Proses ketiga adalah ngantih yang merupakan kegiatan pemintalan kapas menjadi benang. Sungguh proses yang melelahkan tetapi mereka setia melakoninya.

Alat Pintal tradisional Kain Cepuk

Sekarang kain Tenun Cepuk sudah diperdayakan dan diproduksi secara lebih modern. Kain ini sekarang sudah diproduksi dengan menggunakan alat tenun Bukan mesin.  Dahulu kain ini digunakan saat upacara adat, tarian sakral, upacara manusia yadnya (potong gigi). Diyakini ketika menggunakan kain ini maka penggunanya akan dilindungi, sehingga kain ini dipercaya sebagai kain Suci. Kain ini sekarang diperjualkan secara bebas, dan menjadikan produksi tenun cepuk sebagai salah satu mata pencaharian Di Desa Wisata ini. Kain khas Cepuk ini bisa menjadi oleh-oleh desa Tanglad. Wisatawan yang mengunjungi desa wisata Tanglad ini juga dapat menyaksikan proses pembuatan kain ini serta ikut mencoba menenun benang kain cepuk ini. Kain cepuk di Nusa Penida dijual murah.  Selembar kain dihargai Rp 100.000 sampai Rp 1,2 juta. Anda bisa langsung membelinya dengan mampir ke Desa Tanglad.  Kalau Anda sedang jalan-jalan ke Nusa Penida, jangan lupa untuk mampir membeli salah satu motif kain cepuk sebagai kenang-kenangan. Untuk lebih hemat wisatawan juga dapat memesan kain cepuk via @infopenidatour team atau WA +6285738211636 dan menikmati obyek wisata nusa penida lainya

Gua Giri Putri

Goa giri putri selain sebagai obyek wisata, tempat ini merupakan tempat ibadah bagi umat hindu.  Goa ini di dalamnya sangat luas bisa menampung 100 orang. Keunikan gua ini adalah jalan masuk ke dalam gua hanya seukuran badan orang dewasa. Wisatawan yang ingin masuk ke dalam gua harus merunduk dulu sebelum menjumpai pesona alam dalam Gua. Didalam gua terdapat stalaktik maupun stalakmik. Pada misim hujan dari stataktik akan terasa air yang menetes.  Keunikan lain pada gua adalah adanya akulturasi agama Hindhu dengan Budha, karena di dalam Gua terdapat Patung Dewi Kuam Im berdampingan dengan Palinggih Pura Hindhu.

 

Cristal Bay

Pantai Crystal bay berada pada wilayah Nusa penida bagian barat. Pantai ini dulunya dikenal dengan sebutan Pantai Penide.  Pantai  crystal bay memiliki air lautnya yang jernih, bening bagaikan kristal, serta dikelilingi bukit hijau, yang serta hamparan lahan yang ditumbuhi pohon kelapa.  Di Crystal bay terdapat atol di tengah lautnya yang di sebuat Batu Bolong. panorama sunset di crystal bay sangat menakjubkan, dan menggoda wisatawan agar lama berada di pantainya. Wisatawan juga bisa berjemur, bermain air, berenang, snorkeling, diving di pantai ini.

 

Broken Beach

Broken beach adalah pantai yang unik ini. Dahulu orang setempat menamai pantai ini adalah “Pasih Uug”. Pasih uug  dalam bahasa Bali bisa diartikan dengan ” Pantai Yang Rusak “. Sekarang pantai ini dikenal  dengan nama Broken Beach. Broken Beach  berupa tebing setinggi 50 – 200 meter ini ditengannya ada lubang seperti terowongan laut. Jika dilihat dari atas tebing, maka akan terlihat air lautnya yang berwarna biru jernih menjadi rumah yang nyaman bagi sejumlah ikan dan biota laut lainnya, terutama ikan pari manta. Broken beach  merupakan salah satu lokasi wisata underwater/snoreling di nusa penida, karena wisatawan dapat menyaksikan dan menari bersma ikan pari manta yang ramah dan bersahabat.

Broken Beach-Obyek Wisata Nusa Penida

Broken Beach Nusa Penida

Angel Bilabong

Angel’s Billabong berdekatan dengan Pantai Pasih Uug. Angel’s Billabong merupakan muara akhir dari sebuah sungai sebelum air sungai tersebut sampai ke lautan lepas Obyek ini merupakan  cerukan-cerukan yang membentuk kolam secara alami yang sangat indah dan cantik yang berbatasan  langsung dengan laut lepas. Air kolam ini sangat jernih seperti cermin tembus pandang yang terlihat hingga dasar kolam. Kolam ini ayang dihimpit tebing karang sebelum sampai ke laut lepas. Saat air laut pasang, air laut akan masuk ke kolam ini yang menjadikan anggel bilabong sebagai kolam renang air laut yang alamai. Di tempat ini   wisatawan dapat mengambil aktivias main air ataupun berenang. Ketikan wisatawan berenang tetaplah memperhatikan  pasang surut air lau, karena suatu saat air laut bisa naik.

Angels Bilabong-Obyek Wisata Nusa Penida

Lokasi : Pantai Pasih Uug terletak di Banjar Sumpang, Desa Bunga Mekar